Ujung aksara yang berkali-kali tertoreh, belum pernah ada yang mampu mengakhiri kisah.
Tak peduli seberapa lama harus menanti, selama raga dan hati masih menjadi tempat kembali, sabar ini tiada batasnya.
Akan selalu mampu menanggung rindu, tapi tidak dengan cemburu. Pergilah sejauh arah, namun jangan tinggalkan kenangan, karena kenangan adalah jalan kembali untuk cinta.
Saat jenuh menghampiri, ragu juga bimbang tetiba hadir. Maka kenangan akan menuntun untuk kembali pulang.
Duduklah sejenak, pejamkan mata sekedar mengenang kisah. Semuanya membutuhkan proses juga perjuangan, janganlah jenuh menjadi terdepan yang akan menghadirkan sesal.
Aksara akan selalu berperan dalam setiap hubungan, bait-bait mungkin memang tak sekuat tindakan, namun Ia juga mampu menenangkan. Menyenangkan atas sebuah puji yang terangkai.
0 Komentar