"Kali ini aku sungguh kesiangan," gerutu Ameera, semakin cepat Ia melangkahkan kakinya.

"Jangan tutup dulu, Pak!" Ameera berteriak saat melihat Pak Mukhlis–satpam sekolah hendak menutup nyaris dengan sempurna.

"Ameera, kamu hampir terlambat," Pak Mukhlis kembali membuka pintu gerbang mempersilahkan Ameera untuk segera masuk.

"Terimakasih, Pak!" ucap Ameera sembari menganggukkan kepalanya.

"Sama-sama."

Pak Mukhlis masih menatap Ameera yang sudah berlalu meninggalkan pintu gerbang sekolah. Terlihat sesekali Pak Mukhlis menggelengkan kepalanya, kemudian Ia berjalan menuju pos tempatnya berjaga.

***

Ameera berlari-lari kecil menuju kantin sekolah, Ia tidak segera menuju ruang kelasnya meski bel sudah berbunyi sejak Ia memasuki gerbang sekolah.

"Kamu terlambat Ameera, letakkan saja jajanan kamu di situ." Tunjuk Bu Ratmi pada meja di sebelahnya menggunakan dagu, sedang kedua tangannya masih repot menghitung jajanan yang lain.

BERSAMBUNG...